Pengabdian Masyarakat Teknik Informatika ITS di Kota Nganjuk

Sebagai perwujudan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian, Dosen dan Mahasiswa Teknik Informatika Institut Teknologi Sepuluh Nopember langsung turun ke lapangan. Bentuk pengabdian masyarakat itu adalah pembelajaran kepada guru dan murid di beberapa sekolah di kecamatan Loceret, Nganjuk.

Sabtu, 31 Maret 2012, pagi para dosen bertolak dari Surabaya menuju Nganjuk. Sementara para mahasiswa yang sekaligus mengikuti camp telah sampai sehari sebelumnya. Sekolah-sekolah yang berkesempatan mendapatkan pembelajaran adalah SDN Genjeng I, SDN Genjeng II, SDN Macanan I, SDN Macanan IV dan SMP II Loceret . Para dosen menyampaikan materi tentang TIK yang menunjang proses pembelajaran di sekolah. Dengan pelatihan tersebut, diharapkan para guru dapat menyampaikan materi pelajaran dengan menggunakan media TIK. Selain lebih menarik bagi siswa, hal ini dapat mengoptimasi proses belajar mengajar.

Materi yang diberikan kepada para guru beragam. Di SDN Genjeng I, Ibu Henning Titi Ciptaningtyas, S.Kom,M.Kom. menyampaikan materi pembuatan website sederhana, Photosop, Corel Draw, penginstalan antivirus dan cara mengatasi hang pada komputer. Lebih dari 10 guru SDN Genjeng I mengikuti pelatihan tersebut dengan antusias.

Di SDN Genjeng II, Ibu Dr.Ir. Siti Rochimah, M.T.  dan Bapak Dwi Sunaryono, S.Kom, M.Kom menyampaikan materi tentang Microsoft Word, Microsoft Power Point, Microsoft Excel dan penginstalan antivirus. Sebanyak 16 guru mengikuti pelatihan tersebut. Di SDN Macanan I, 15 guru mendapatkan materi tentang Dasar – dasar komputer,  Miscrosoft Word, Microsoft Excel dan Microsoft Power Point dari Bapak Ary Mazharudin Shidiqqi, S.Kom, M.Comp.Sc, Ibu Sarwosri, S.Kom, M.T. dan Bapak Abdul Munif, S.Kom, M.Sc.Eng

Di SMPN 2 Loceret materi yang sama disampaikan oleh Bapak Baskoro Adi Pratomo, S.Kom, M.Kom dan Bapak Hudan Studiawan, S.Kom, M.Kom kepada 33 guru di sana.

Materi-materi yang berbeda ini disesuaikan dengan permintaan dari masing-masing sekolah. Penggunaan teknologi untuk pembelajaran memang masih minim di daerah tersebut sehingga materi yang disampaikan disesuaikan dengan kemampuan para guru.

Sementara itu, para Mahasiswa menyampaikan materi kepada para siswa. Materi-materi sederhana seperti pengenalan harddisk dan penggunaan Microsoft Paint. Para siswa sangat antusias dengan materi yang disampaikan. Sekitar 3-7 mahasiswa berada di masing-masing kelas.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini menjadi salah satu bukti bahwa kaum cendikia adalah kaum yang tetap dekat dengan masyarakat dan realitasnya sekaligus berpartisipasi aktif dalam membangun masyarakat yang lebih baik. Begitu pula yang diharapkan dari dosen dan mahasiswa Teknik Informatika ITS. Tidak hanya memiliki kemampuan dalam bidang akademis, namun juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *