Pelatnas 2 TOKI (Tim Olimpiade Komputer Indonesia)

 

Tim Olimpiade Komputer Indonesia, atau yang sering disingkat “TOKI”, adalah sebuah tim yang terdiri dari siswa-siswa terbaik sekolah menengah di Indonesia yang dipersiapkan khusus untuk mewakili Indonesia bertanding dalam ajang olimpiade informatika tingkat internasional.

Proses pemilihan siswa-siswi tersebut tidaklah singkat dan mudah. Wakil dari seluruh sekolah menengah di Indonesia harus melalui seleksi tingkat kota, propinsi, kemudian nasional. Dari seleksi tingkat nasional tersebut barulah didapatkan sekitar 30 siswa-siswi yang berhak melaju ke pelatihan nasional (pelatnas).

Pada Pelatnas, siswa-siswa dibekali dengan materi-materi dan ditempa lagi secara teknis maupun psikologis. Pelatnas yang diadakan 3-4 kali dalam satu tahun tersebut pada akhirnya menyisakan 4 siswa yang maju ke ajang internasional.

Memasuki tahun 2018, Penjaringan peserta Pelatnas TOKI yang berjumlah 17 Orang yang nantinya akan disaring menjadi 8 Orang, dimana 8 Orang tersebut akan mengikuti Pelatnas 2 ketahap selanjutnya dimana nantinya akan disaring kembali menjadi 4 Orang untuk mengikuti IOI (International Olympiad in Informatics ) di Tsukuba, Ibaraki, Jepang. mewakili Indonesia.

Ajang internasional International Olympiad in Informatics atau yang sering disingkat IOI diawali pada tahun 1995, dengan seorang siswa (Wirawan Purwanto) dan seorang pembina (Joko W. Saputro, Ph.D), TOKI mengawali rangkaian perjalanan prestasi TOKI di IOI. Sejak itu, hingga 2017, secara keseluruhan 57 medali IOI telah berhasil dikumpulkan yang terdiri dari 2 medali emas, 19 medali perak, dan 36 medali perunggu. Lihat halaman “Hall of Fame” untuk mengetahui rinciannya. Dua emas yang pernah diraih adalah atas nama Andy Kurnia (IOI 1997) dan Irvan Jahja (IOI 2008).

Selain IOI, berawal dari inisiatif beberapa negara Asia Pasifik, pada tahun 2007, Asia-Pacific Informatics Olympiad (APIO) mulai diselenggarakan. Perolehan medali TOKI di ajang tersebut hingga 2017 adalah 42 medali yang terdiri dari 1 medali emas, 11 medali perak, dan 31 medali perunggu. Satu emas yang pernah diraih adalah atas nama Irvan Jahja (APIO 2008).