emre

Kisah Dibalik Sekolah Keterbatasan dengan TCare

sosmas

 

HMTC mengadakan kegiatan Pengabdian Masyarakat di Sekolah Luar Biasa B-C Optimal di Kenjeran, Surabaya, Sabtu (25/04). Kegiatan ini bernama TCare yang bertujuan untuk memperkenalkan Teknik Informatika kepada masyarakat luar, memberikan wadah kepada mahasiswa Teknik Informatika untuk saling berbagi kepada sesama, memanfaatkan karya dari Teknik Informatika untuk mengabdi kepada masyarakat, dan meningkatkan kesadaran dan kepedulian mahasiswa Teknik Informatika akan pentingnya kegiatan sosial. Belajarnya dengan memanfaatkan teknologi. Pada kegiatan ini memakai aplikasi game edukasi untuk anak-anak yang bernama “Sebran”.

Di Sekolah tersebut terdapat 45 siswa yang terdiri dari SD, SMP, dan SMA. Ada yang tuna rungu, tuna grahita, autis, dan ada yang tidak bisa melihat. Setiap mahasiswa mendampingi maksimal 3 siswa-siswi yang ada disana untuk belajar bersama menggunakan aplikasi Sebran. Siswa-siswinya sangat antusias belajar menggunakan Laptop, meskipun dengan kemampuan terbatas tetapi mereka mampu dalam hal akademik. kegiatan belajar bersama di akhiri dengan menuliskan cita-cita di banner yang telah di sediakan.

Walau mereka memiliki latarbelakang yang berbeda, tetapi mereka memiliki cita-cita hebat yang dapat merubah dunia, ada yang ingin mengibarkan bendera Indonesia di luar angkasa dengan menjadi pilot, ada yang ingin mengamankan Negara menjadi polisi dan kapolri, ada yang ingin menginspirasi dengan menjadi guru, ada juga yang ingin mengharumkan Indonesia dengan menjadi atlet bulu tangkis, ada yang membayangkan menjadi model, dan lain-lain.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semua mahasiswa Teknik Informatika lebih peduli dan peka dengan masyarakat. Karena masyarakat diluar sana sangat membutuhkan ilmu kita, apalagi sekarang semua hal dipermudah dengan adanya teknologi.